Prabowo Isyaratkan Penambahan Empat Unit Pesawat Angkut Airbus A400M
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Waka MPR Desak Perlindungan Komprehensif bagi Perempuan Penyandang Disabilitas
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Wakil Ketua Komisi X DPR Dukung Tes Kemampuan Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Berita- Est 1 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Kasus Penipuan Anggota DPRD Takalar Seret Oknum Polisi Brigadir MT
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Dirut KAI Temui Presiden Prabowo, Bahas Rencana Penambahan Gerbong Kereta
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Bahlil: Prabowo Pertimbangkan Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
SPPG Purworejo Gunakan 20 Galon Air Setiap Hari Demi Jaga Kualitas Menu MBG
Berita- Est 2 min
- 0 Views
- 4 bulan ago
Top 10 News
PSSI Fokus Penuh Persiapan Timnas U‑23 untuk SEA Games 2025
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Siap Dimulai
Prabowo Isyaratkan Penambahan Empat Unit Pesawat Angkut Airbus A400M
Waka MPR Desak Perlindungan Komprehensif bagi Perempuan Penyandang Disabilitas
Wakil Ketua Komisi X DPR Dukung Tes Kemampuan Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kasus Penipuan Anggota DPRD Takalar Seret Oknum Polisi Brigadir MT
Dirut KAI Temui Presiden Prabowo, Bahas Rencana Penambahan Gerbong Kereta
Bahlil: Prabowo Pertimbangkan Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
SPPG Purworejo Gunakan 20 Galon Air Setiap Hari Demi Jaga Kualitas Menu MBG
Persebaya Comeback, Tekuk Persis Solo 2-1 di Gelora Bung Tomo
Sport
News
Sembelit Bisa Jadi Masalah Serius, Ini 5 Kebiasaan Sepele Pemicu Utamanya
Berita Gaya Hidup- Est 2 min
- 0 Views
- 5 bulan ago
Recent
Posts
PSSI Fokus Penuh Persiapan Timnas U‑23 untuk SEA Games 2025
Jakarta — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kini menegaskan bahwa seluruh perhatian organisasi tertuju pada ajang SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand pada Desember mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, yang menegaskan bahwa “fokus dan energi kami tercurah penuh untuk mendukung Timnas U‑23.”
Vivin menyebut bahwa dengan status sebagai juara bertahan dari edisi sebelumnya, Timnas U‑23 Indonesia di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, PSSI mengatakan bahwa seluruh unit kerja federasi — mulai dari pengurus, pelatih, hingga pembinaan pemain muda — akan diarahkan untuk memaksimalkan persiapan menuju turnamen multi‑olahraga tersebut.
Meski demikian, dalam internal federasi juga terdapat pengakuan bahwa penetapan pelatih dan strategi jangka panjang untuk tim senior masih dalam proses pembahasan dan belum menjadi prioritas utama saat ini. Sebaliknya, tim muda dianggap sebagai momentum penting untuk menunjukkan taji sepak bola nasional di kancah regional.
Sejumlah tugas yang kini diprioritaskan PSSI antara lain: seleksi dan pelatihan intensif pemain U‑23, peningkatan jumlah uji coba internasional, serta percepatan administratif seperti persiapan logistik dan operasional tim. PSSI berharap bahwa dengan memusatkan energi secara eksklusif ke SEA Games, maka potensi juara dapat diwujudkan kembali dan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia.
Publik dan pengamat sepak bola kini menanti bagaimana strategi PSSI akan diuji dalam aksi di lapangan — apakah dengan fokus ini, federasi mampu menjawab ekspektasi, atau justru mengabaikan program jangka panjang yang kerap tertunda.
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Siap Dimulai
Jakarta — Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di IKN telah memasuki fase persiapan akhir, menurut pernyataan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono. Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan, langkah pengembangan ekosistem legislatif‑yudikatif kini menjadi prioritas pembangunan tahap kedua.
Detail Proyek dan Rencana
- Kawasan legislatif direncanakan di lahan sekitar 42 hektar, sedangkan kawasan yudikatif seluas 15 hektar, yang keduanya akan menampung lembaga seperti DPR RI/MPR RI/DPD RI di bagian legislatif, serta Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di sisi yudikatif.
- Pencanangan pembangunan awal dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2025. Basuki menyebut bahwa semua persiapan—termasuk regulasi dan infrastruktur dasar—telah “siap berjalan”.
- Target penyelesaian secara menyeluruh ditetapkan pada tahun 2028, sehingga IKN dapat berfungsi sebagai ibu kota politik nasional lengkap dengan ekosistem tri politik (eksekutif, legislatif, yudikatif).
Tantangan dan Sorotan
Meski persiapan dinyatakan selesai, sejumlah poin penting menjadi perhatian:
- Pendanaan dan alokasi anggaran—pembiayaan proyek ini akan melibatkan APBN, kerja sama pemerintah‑swasta, dan skema KPBU.
- Sinkronisasi regulasi dengan realitas lapangan—termasuk perizinan, lelang konstruksi, dan kesiapan Sumber Daya Manusia yang akan menempati lembaga di kawasan tersebut.
- Ketepatan waktu dan kualitas pelaksanaan mengingat target rampung pada 2028, sementara pembangunan fisik untuk legislatif‑yudikatif baru dimulai pada 2025.
- Keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal, terutama di sekitar wilayah IKN—agar pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan.
Implikasi
Keberhasilan proyek ini akan memperkuat posisi IKN bukan hanya sebagai pusat pemerintahan administratif, tetapi juga sebagai “ibu kota politik” Indonesia. Seluruh fungsi legislatif dan yudikatif yang terpusat di IKN diharapkan membantu mempercepat proses legislasi, penegakan hukum, dan pemerintahan yang lebih efisien serta modern.
Dengan demikian, perhatian publik akan tertuju pada bagaimana pembangunan ini ditangani secara transparan dan tepat waktu — apakah benar akan mendukung visi Indonesia sebagai negara yang kuat secara institusi dan pemerintahan.
Prabowo Isyaratkan Penambahan Empat Unit Pesawat Angkut Airbus A400M
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan sinyal kuat bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menambah armada pesawat angkut berat Airbus A400M sebagai bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) nasional.
Per hari ini, Indonesia telah memiliki dua unit A400M dalam kontrak yang telah berjalan. Namun, setelah seremoni penyerahan unit pertama di Lanud Halim Perdanakusuma, Prabowo mengatakan bahwa pemerintah “mungkin akan menandatangani empat unit lagi” dalam waktu mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden menegaskan bahwa fungsi A400M tidak hanya untuk tujuan pertahanan militer semata, tetapi juga dilengkapi untuk misi kemanusiaan, pengangkutan logistik ke daerah terpencil, dan dukungan terhadap penanggulangan bencana.
Prabowo menjelaskan bahwa skala geografis Indonesia — dengan ribuan pulau dan tantangan logistik yang kompleks — membuat kehadiran pesawat angkut dengan kapasitas besar menjadi sangat penting. “Wilayah kita sangat besar… udara bagi kita sangat‑sangat penting,” ujarnya.
Implikasi dan Tantangan
- Penambahan unit A400M akan memperkuat kemampuan taktis dan strategis TNI AU, terutama dalam pengangkutan alat berat, kendaraan, hingga pengisian bahan bakar di udara (air‑refuelling).
- Namun, proses pengadaan tambahan harus mempertimbangkan anggaran negara, kesiapan teknis (pemeliharaan, awak, infrastruktur), serta prioritas nasional di bidang lain.
- Pemerintah juga memberi sinyal bahwa A400M akan digeser ke misi kemanusiaan — seperti modul ambulans udara — sehingga pengadaan harus dirancang fleksibel.
Langkah Selanjutnya
Pemerintah akan membuka negosiasi untuk opsi penandatanganan empat unit tambahan. Sambil itu, TNI AU akan menyiapkan roadmap operasional, pelatihan awak pesawat, dan integrasi modul‑misi tambahan seperti ambulans udara dan pemadam kebakaran hutan.
Publik akan mencermati bagaimana keputusan ini sejalan dengan alokasi anggaran pertahanan dan kesiapan industri pertahanan dalam negeri serta aspek‑aspek transparansi pengadaan alutsista.

